Pendampingan Pastoral bagi Korban Pelecehan Seksual di Masa Lalu

Authors

  • Nelty Tasik Minanga Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Author
  • Daniel Susanto Author

DOI:

https://doi.org/10.62494/jtt.v3i2.75

Abstract

Pelecehan seksual merupakan tindakan kejahatan yang memberikan dampak merugikan orang lain dan meninggalkan trauma mendalam bagi para korbannya. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis terkait penanganan problematika pelecehan seksual bagi para korban dalam proses penerimaan diri melalui pengalaman luka masa lalu serta memberikan pemahaman bahwa kasih sayang Tuhan tetap tidak berubah. Metodologi penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kualitatif terhadap para korban yang memiliki luka batin di masa lalu dengan hasil narasi berdasarkan penemuan oleh peneliti. Pengumpulan data berupa primer dan sekunder dengan melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa dalam konteks pendampingan pastoral, terdapat fungsi dasar yang dikemukakan oleh oleh pakar konseling pastoral Howard Clinebell. 5 (lima) fungsi utama dari pelayanan pastoral dapat diterapkan dalam memberikan pendampingan terhadap para korban pelecehan seksual. Kelima fungsi pendampingan pastoral tersebut, antara lain : fungsi menyembuhkan, fungsi menopang, fungsi membimbing, fungsi mendamaikan, dan fungsi memelihara. Jadi, kesimpulan dari penelitian ini adalah pengampunan memiliki peran sentral bagi para korban pelecehan seksual agar mereka dapat dibebaskan dari beban penderitaan masa lalu, serta memperoleh pemulihan atas rasa sakit dan luka batin yang mereka alami

Downloads

Published

09/08/2026

How to Cite

Minanga, Nelty Tasik, and Daniel Susanto. “Pendampingan Pastoral Bagi Korban Pelecehan Seksual Di Masa Lalu”. Jurnal Teologi Trinity 3, no. 2 (September 8, 2026): 61–74. Accessed September 8, 2026. https://jurnal.stttrinity.id/index.php/stt/article/view/75.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4